Demam AAC (baca: ayat2 cinta)

Film indonesia … hmm paling males kalo nonton dibioskop. Jangankan nonton, pinjem vcdnya lho males. Mending nonton pilem barat. Ngomong gitu sich bukannya tidak cinta product dalam negri cuman bayanganku kalo nonton pilem indonesia kayaknya mubadzir banget soalnya pasti sama kayak nonton sinetron2 di tipi2.

Kapan lalu temen kantor bawa copian bajakan pilem AAC. Pikirku “ah paling2 ya gitu2 aja, pilem remaja yang menawarkan roman picisan sebagai ceritanya”. i said “no time for such useless things” (sok IDEALISME Mode ON). Cuman aku jadi penasaran apa sich yang bikin seorang Din Syamsudin menonton sampai dua kali dan menyarankan untuk melihat film ini. Hidayat Nur Wahid menerima kedatangan para pemain dan crew AAC dan bahkan Pak Habibie menonton pilem ini sampe nangis (cengeng banget ya dia kayak anak abg atau ibu2 yang sering nonton sinetron). Karena fenomena seperti itu tawaran ajakan nonton pun datang.

Eiiiittttt…tunggu dulu jangan berpikiran ajakan nonton itu dari seorang cewek tapi ABI (baca: bapak) ku yang ngajak nonton di bioskop. Sosok orang yang jarang nonton acara2 tipi (kecuali berita dan ceramah agama)… ngajak aku nonton bioskop … cukup heran juga tapi nggak apalah. Batinku “ya itung2 mengenang nostalgia waktu kecil aku”. Ya dulunya sih waktu kecil pernah di ajak nonton bioskop dan seperti biasa aku selalu tertidur ketika ditengah2 cerita, baru di bangunin ketika pilemnya dah buyar. Dan semenjak pilem Rambo itu aku tidak pernah diajak lagi nonton Bioskop (ok flashbacknya cukup disini aja).

Ok lanjut…. Tiket bioskop dah dibelikan adikku siangnya soalnya masih pada demam AAC jadi setiap jam tayang selalu SOLD OUT. Malemnya kita berangkat berdua pas masuk studionya lampu sih masih nyala soalnya emang pilemnya belum mulai. Oupsssss …. dari sejauh mata memandang ternyata yang nonton masih anak2 muda co ce. Tapi cuek lha nggak perlu malu khan kita sama bayar disini :)

Setelah selesai nonton AAC aku jadi berpikir oh itukah yang menyebabkan seorang Din Syamsudin menonton sampai dua kali dan juga menyarankan untuk melihat pilem ini. Ketika pilem2 indonesia menjajakan pilem percintaan remaja, horor dan sebangsanya yang tidak memiliki edukasi secara islami muncul AAC. Mungkin beberapa waktu lalu kita melihat beberapa pilem dengan judul “BURUAN CIUM GUE”, “MAAF SAYA MENGHAMILI ISTRI ANDA” dari judulnya saja kita bisa membayangkan suguhan apakah yang disajikan para cinemas2 indonesia ini. Dan AAC memberika suguhan berbeda dari pilem2 yang ada.

Pada dasarnya AAC ini menurutku merupakan jawaban2 dan penjelasan2 terhadap masalah2 yang ada dimasyarakat. Yang memandang Islam itu Kolot, tidak adil, semena2 terhadap kaum yang bukan seiman (dikecam sebagai agama teroris), merendahkan kaum perempuan. Yang menyebabkan ketika SYARIAT Islam disarankan untuk dijalankan di Indonesia banyak orang yang MENOLAK bahkan penolakan itupun bukan hanya dari kaum non Muslim tapi di tolak sendiri oleh Umat Muslim sendiri.

Adegan2 yang menjelaskan masalah2 tersebut antara lain:

  1. Ketika di kereta ada 2 turis amerika mereka dihujat habis2an oleh salah satu penumpang. Penumpang tersebut tidak terima karena perbuatan “AMERIKA” terhadap saudara2nya seiman yang ada di palestina maupun di irak. Tapi kekesalanya terhadap amerika dia lampiaskan kepada 2 turis tersebut. Kemudian “FAHRI” (tokoh utama AAC) mencoba mengingatkan kepada penumpang tersebut, dia menjelaskan bahwa 2 orang tersebut adalah AHLU DZIMMAH, orang yang berada dalam jaminan ALLAH, dalam jaminan Rasul-Nya dan dalam jaminan kaum Muslimin. Ahlu dzimmah adalah semua orang non muslim yang berada di dalam negara kaum muslimin secara baik2, tidak ilegal, dengan membayar jizyah dan mentaati peraturan yang ada dalam negara tersebut. Dia (baca: Fahri) mengutip juga hadits: “Barangsiapa menyakiti orang zhimmi (ahlu zhimmah) maka aku akan menjadi seterunya. Dan siapa yang aku menjadi seterunya dia pasti kalah di hari kiamat”. Beliau (baca: Nabi Muhammad SAW) juga mengatakan “Barangsiapa yang menyakiti orang dzimmi, dia telah menyakiti diriku dan barangsiapa menyakiti diriku berarti dia menyakiti Allah”. Dari cuplikan adegan tersebut menjelaskan untuk jangan takut atau bahkan benci akan syariat ISLAM. Ketika Syariat ISLAM dijalankan tidak akan ada kaum yang akan dirugikan yang ada adalah PERLINDUNGAN yang diberikan.
  2. Dialog yang terjadi antara turis amerika (ternyata dia adalah seorang jurnalis yang sedang melakukan penelitian terhadap hukum2 islam) dengan Fahri. Dalam percakapan tersebut turis amerika menanyakan tentang adanya opini bahwa islam menyuruh suami memukul istrinya yang katanya suruhan tersebut ada dalam Alqur’an. Dari pernyataan ini menimbulkan suatu opini bahwa islam merendahkan martabat kaum wanita. Pertanyaan tersebut di jawab dengan kutipan hadist Rasulullah Saw. dalam sebuah haditsnya bersabda, ‘La tadhribu imaallah!’ Maknanya, ‘Jangan kalian pukul kaum perempuan!’ Dalam hadits yang lain, beliau menjelaskan bahwa sebaik-baik lelaki atau suami adalah yang berbuat baik pada isterinya. Dikutipkan juga ayat alqur’an Annisa 34 yang artinya “Sebab itu, maka Wanita yang saleh ialah yang ta’at kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu kuatirkan nusyuznya, maka nasihatilah mereka dan pisahkanlah mereka dari tempat tidur dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Mahatinggi lagi Mahabesar”. Dari ayat tersebut dijelaskan bahwa bagaimana mendidik seorang istri dan ada beberapa tahapan utk mendidiknya. Pukul adalah cara terakhir setelah tahapan2 awal telah dilakukan dan fahri menjelasakan seandainya dipukulpun tidak boleh dimuka, tidak boleh menyakitkan, tidak boleh meninggalkan bekas, tidak sampai membuat tulang retak dan tidak di bagian tubuh yang membahayakan jika kena pukulan. Dari adegan ini menjelaskan bahwa ISLAM tidak menyebabkan KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) terjadi. KDRT Terjadi karena ketidak pahamman tentang islam. Islam menjunjung tinggai perempuan.
  3. Dalam adegan yang sama pun dijelaskan bahwa ISLAM tidak mengenal pacaran tapi yang dikenal oleh islam adalah ta’aruf. Adegan ini menjelaskan dan juga mendidik bagi kaum remaja agar tidak berpacaran, kencan, apel, pergi berduaan dengan orang yang bukan muhrim. Dan bagi orang tuapun sebagai pengetahuan agar tidak dengan mudahnya mengjinkan anak2nya untuk berpacaran. Karena pacaran itu jauh dari nilai2 islami.
  4. Adegan yang menceritakan ketika fahri melakukan poligami. Dalam adegan ini diceritakan alasan kenapa fahri melakukan poligami, dan bagaimana fahri berpoligami. Diceritakan yang melatarbelakangi fahri berpoligami adalah:
  • Istri fahri (aisha) yang meminta fahri untuk melakukannya dengan pertimbangan bahwa untuk menyelamatkan maria supaya bisa sadar yang kemudian bisa menjadi saksi agar fahri terbebas dari ancaman hukuman gantung atas tuduhan perkosaan yang tidak dilakukannya. Dengan terbebasnya fahri maka anak yang dikandung istrinya bisa memiliki ayah (diceritakan maria sakit keras sampai tidak sadarkan diri karena kecelakaan dan mengalami depresi berat karena pujaannya telah menikah dengan wanita lain, dan fahri ketika dimintai untuk mengkawini maria mencoba untuk menolaknya akan tetapi dengan alasan yang diutarakan oleh aisha fahri akhirnya mau untuk melakukannya).

Bagaimana Fahri menjalani kehidupan berpoligami:

  • Ketika menjalani poligami fahri mengalami kesulitan bagaimanya menyatukan istrinya karena dia merasakan kecemburuan timbul diantara istri2nya. Diceritakan ada suatu adegan ketika fahri curhat dengan temannya akan keadaannya dan temannya mengatakan bahwa kamu (baca: fahri) tidak akan pernah bisa menyatukan mereka tapi yang kamu bisa lakukan adalah berusaha berbuat adil dan temannya mengingatkan juga bahwa satu istri aja belum tentu bisa berbuat adil apalagi dua. Dalam adegan lain diceritakan bahwa solusi dari permasalahannya mereka bertiga (fahri, aisha dan maria) adalah IKLASH.

Dari contoh poligami yang dilakukan oleh fahri bisa kita ambil pembelajaran bahwa:

  • Poligami itu terjadi ketika ada alasan yang kuat untuk melakukannya (aisha mau agar anaknya ketika lahir memiliki seorang ayah)
  • Poligami itu diketahui oleh istri (aisha yang meminta fahri untuk menikah)
  • Dengan alasan “bahwa manusia tidak bisa adil” menjadi senjata bagi kaum yang katanya “pejuang gender” untuk menolak poligami. Meskipun disebutkan manusia tidak bisa adil maka ketika poligami itu terjadi berusaha adil adalah tetap menjadi suatu keharusan. Dan IKHLAS adalah merupakan alat untuk menjalani kehidupan poligami.

So at least but not last it’s a good movie and i recommend to you all guys dan parents to watch this movie, we can see how to be a good moslem.

~ by aguscosmic on March 28, 2008.

9 Responses to “Demam AAC (baca: ayat2 cinta)”

  1. wow penggemar aac jg tho? hmmm..poligami, sayang endingnya hrs berakhir monogami kan? :mrgreen:

  2. pada awalnya sih enggak suka cuman setelah nonton pilemnya jadinya suka trs abis itu langsung cari mp3 ayat2 cinta and novelnya ayat2 cinta. Gara2 baca novelnya jadi sedikit il feel sama filmnya soalnya bagusan novelnya :) . Secara garis besar sih sama cuman ada bagian2 yang beda. Untungnya lihat pilemnya dulu baru baca novelnya coba kalo baca novelnya dulu baru lihat pilm.

  3. I was also firstly wandering why people have always been driven crazy about AAC.And when I finished watching it, this all has taught people or shown them the concept of Islamic Values. I agree with that. Absobloodylutely I do agree.I think it is one the best films ever made. But why not trying to look for hidden things that are unseen or maybe ignored. Watch buterfly on wheel! it’s a good movie too.

  4. masih sangat gak puwaas..soalnya aku baca novelnya dulu..jauuuhh..jauuhh dari pengharapan..huhuu dah epikiran gitu sih. persis ketika kayak nonton filem timeline. rugi banget, jauh dr novelnya heheh. masih nunggu film Laskar Pelangi ..bisa gak yah sebagus novelnya

  5. hehehehe…. korban AAC rupanyaaa hohohoho
    belum niat baca novel & liat filmnya

  6. I’ve watched it&read it’s novel too. Bener2 kasi kesejukan baru bagi semua umat. Siapapun, kalau mau menjujurkan diri pasti setidaknya tersentuh dengan novel ini.

  7. to arest :
    lha kalo nggak monogami trus piye kang ?
    apa sampeyan pengen nurul sama nourah dikawin juga ???
    kalo dikawin juga judulnya jadi AAP (baca: Ayat-ayat Poligami) :)

    to Hamzah :
    thanks for giving a movie to watch ..i’ll watch it later :)

    to elok :
    salahnya sendiri baca novelnya hehehehe, nih novelnya dia mau dipilemkan lagi so pesenku jangan baca novelnya dulu mending lihat pilemnya dulu ok ?

    to noor :
    iya nih salah satu korban AAC

    to babglam:
    sudah baca novelnya yang laen ???? disarankan jangan dulu deh dari pada entar nyesel (soalnya aac versi movie beda sama novelnya)

  8. hi mas agus…

    good analyze yak..
    semua yang ada di”otak” sampeyan sama dengan saya.

    ini filem mampu “membius” saya, sama halnya ketika setaun lebih yang lalu saya membaca novelnya. dikereta dan di pesawat dan di mobil ketika saya cuti, waktu saya, saya habiskan untuk membaca novel ini. tidak hanya sekali, namun sampai 3 kali isi novel saya baca, karena yang ketiga kalinya, saya baru bisa menemukan makna tiap bab isi novel.

    inti dari novel adalah ikhlas dan sabar, karena segala sesuatunya pasti ada jalan keluarnya. dan kesusahan itu pasti diapit oleh 2 kemudahan.

    novel tersebut membuat saya “menangis” haru akan islam, begitu pula ketika saya menonton. baru kali ini saya menemukan film seperti ini, the best movie i ever watched.

    tapi ada satu hal yang berbeda dari novelnya.
    yakni ketika maria mengalami koma, dia melalang buana di pintu surga dan bertemu penjaga sorga untuk minta masuk. akan tetapi dilarang karena dia bukan muslimah meskipun dia hafal surat maryam. dan akhirnya dia bertemu ibunda nabi isa alias maryam dan disuruh kembali karena belum waktunya.
    ini yang menjadi keanehan yang “menyelimuti” saya, kenapa itu tidak ditayangkan juga. akhirnya saya tersadar, bahwa segala sesuatu yang bersifat GHOIB terutama yang berurusan dengan SORGA dan NERAKA beserta isinya adalah hal yang benar-benar GHOIB sehingga tidak diperbolehkan untuk diserupakan. tetapi ending Maria adalah memang menjadi muslimah dengan dituntun oleh Maryam dengan membaca shahadat dan sholat meski hanya sekali.

    Film yang benar – benar bagus.

    Mas agus dan kawan – kawan.
    kalo ingin buku-buku seperti ini cari karya habiburahman el shirazy yang lain.
    - ketika cinta berbuah surga
    - ketika cinta bertasbih

    atau islamic science karya agus mustofa (sedikit berbau tasawuf)

    - feb -

  9. kisah ini saya mint akiriman ke mail saya biar saya bisa baca 2 stipa kali saya buka email terima kasih

Leave a Reply